SeLL: Eye Contact dan Response

SeLL: The Five Secrets to Extraordinary Customer Service
April 8, 2017
SERUM: Ayo Kita Bakar Kapal
April 10, 2017

SeLL: Eye Contact dan Response

SeLL: Eye Contact and Response
Ngomongin servis, mari kita ingat-ingat pengalaman kita bungkus Nasi Padang di Rumah Makan Padang yang pernah kita datangi. 

Pasti lebih dari 1 kan RM Padang yang pernah kamu datangi untuk membeli makan di sana?

Ada yang ramai sekali, bahkan gak pernah ada antriannya kalau mau bungkus. Misalnya datang dulu, tiba-tiba ada yang nyelonong masuk dan tegak di depan kamu, langsung teriak: “Bang, Nasi pakai Dendeng Satu bungkus”.

Wahhh bete kan yah? Saya sudah tegak lama nih belum sempat ditanyain mau bungkus apa, sudah ada yang nyelonong langsung order, langsung ditanggapi lagi. 

Namun ada RM Padang yang sigap, sensornya sensitif banget, sampai tahu siapa yang baru datang, siapa yang langganan, siapa yang sabar. 

Pengalaman saya, saya tegak diam saja di spot biasa, mata terarah ke abang-abang yang berkerumunan sedang menyiapkan bungkusan nasi. Begitu ada yang selesai, matanya langsung scanning customer yang mana yang belum dilayani. Giliran kita pasti segera datang.

Kalau lagi ramai, mereka semakin sigap dan cepat membungkus dan menanyakan orderan. Berbeda kalau RM Padang yang kurang sigap, dengan pelan membungkus satu per satu orderan, dan tidak mau memperhatikan pelanggan yang sudah berkerumun. Siapa yang teriak dulu, dia yang dilayani dulu. 

Hal-hal sederhana ini ternyata mempengaruhi kembalinya pelanggan ke RM Padang tersebut. Pelanggan pasti ingat, wah di sini pelayanannya cepat dan sigap loh, kita gak perlu nunggu lama. Besok-besok kalau mau bungkus, ke sini aja. Makanannya juga enak-enak. 

Nah, bagaimana kita melakukan eye contact dan meresponse terhadap pelanggan kita yang datang, cukup berpengaruh. Sebagai sales, harus selalu “aware” akan pelanggan yang datang, dan langsung beranjak dari tempat Anda untuk segera melayani pelanggan.

Jangan tunggu hingga pelanggan Anda datang menghampiri dan menyapa Anda duluan. Senyum, angguk, sapa, salam duluan, dan layani mereka.

Happy Serving,

Andi Wu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *