SERUM 13: Motivasi – Selalu Bersemangat Kerja

SERUM 12: Motivasi – Ketika Kita Mengapresiasi Karunia
December 19, 2015
TANTANG – Tips hANdle piuTANG
December 19, 2015

SERUM 13: Motivasi – Selalu Bersemangat Kerja

SENIN tiba. Sepertiga bulan Mei 2015 telah berlalu. Hari baru datang menjanjikan kesempatan baru dan harapan baru. Tentunya untuk melakukan aktivitas terbaik dan memperoleh pencapaian terbaik pada penjualan bulan ini.

Di sisi lain, sejumlah pemberitaan di media cetak, media online, dan televisi hingga kini masih menyampaikan lesunya pertumbuhan ekonomi pada kuartal I tahun 2015 ini. Hal ini berkaitan dengan berkurangnya daya beli masyarakat, penjualan yang menurun, realisasi target awal tahun yang tidak tercapai pada sejumlah bidang usaha. Sejumlah usaha ada yang merevisi target penjualan.

Jika dibandingkan dengan keadaan ketika pertumbuhan tinggi, angka penjualan memang dapat dikatakan agak merosot. Namun sangat disayangkan, jika dalam pertumbuhan yang rendah, sejumlah penjual sudah mulai bersikap tidak rasional dan mulai latah memperkuat keadaan seolah-olah wajar tampaknya terjadi penjualan yang rendah.

Saat berkumpul dengan rekan penjual yang lain, tak jarang terungkap keluhan seperti ; keadaan kurang menguntungkan sehingga barang tidak terjual, daya beli masyarakat memang sedang lemah, atau persaingan terlalu ketat maka semua yang dicoba tidak berjalan. Sayangnya hal ini tidak jarang juga keluar dari para penjual senior yang sudah bertahun-tahun berada di bidang penjualan.

Kata si Senior : “Penjual baru pasar alaminya masih banyak. Lebih banyak penjualannya. Saya sudah mulai kehabisan data prospek.”

Kata si Junior : “Terang saja yang senior jualannya laku, pasar dan jaringannya sudah banyak.”

Terkadang ada penjual juga yang mengungkapkan,” Mereka yang penjualannya bagus biasanya berasal dari keluarga berada . Networking-nya pasti bagus juga tanpa perlu susah-susah.”

Upaya seperti ini bisa saja menimbulkan simpati. Akan tetapi,apakah ini semua benar? Belum tentu…

Menjual = Sumo

Tetap bersemangat dan selalu berenergi positif merupakan hal yang sangat penting dan kunci dalam pertempuran untuk meningkatkan penjualan. Melihat keadaan sekarang ini, meningkatkan penjualan tentu saja memerlukan upaya daya jual yang lebih tinggi juga.

Melakukan penjualan bisa diibaratkan seperti pegulat Sumo Jepang. Dalam olahraga Sumo, setiap orang yang bertanding harus memiliki keseimbangan dalamt iga hal, yakni jiwa, teknik, dan fisik. Jika telah mencapai keseimbangan dalam ketiga hal tersebut, barulah disebut sebagai pegulat andalan.

Prinsip ini dapat diterapkan juga dalam dunia penjualan.

Jiwa = semangat kerja

Teknik = teknik penjualan

Fisik = tenaga fisik

Dari ketiga hal tersebut, yang paling utama adalah semangat kerja.

Dengan semangat kerja yang tinggi, dapat tercapai kesempurnaan teknik dan meningkatkan daya fisik. Semangat positif yang tinggi merupakan faktor paling utama penjual. Perbandingannya 70 % untuk manusia dan 30 % untuk produk. Nah bisa jadi, penurunan penjualan pun turut disumbang oleh faktor penjualnya sendiri .

Seperti halnya dalam pertandingan olahraga, terkadang kekalahan atau kegagalan terjadi bukan karena lemah, melainkan sejak awal pertandingan sudah merasa kalah dan hal ini membuat menjadi lemah. Sebaliknya, orang yang menang boleh dikatakan ia menang bukan karena ia kuat tapi perasaan sudah menang yang dimiliki sebelum pertandingan, telah membuat menjadi kuat.

Bayangkan juga sebuah mobil yang salah satu bannya diganjal batu bata. Pasti saat dihidupkan akan sulit berjalan. Namun, untuk mobil yang sedang berjalan, sebuah batu yang menghalangi jalan tidak akan menimbulkan gangguan. Apalagi, bila ditambah dengan kecepatan, maka batu bata pasti akan mampu terlewati.

Demikian juga dengan pekerjaan sebagai sales. Dengan selalu bersemangat dan bernergi positif, maka kesulitan yang dimiliki bisa teratasi.Untuk sebuah produk yang sama, bisa dipastikan siapa pun calon pembeli, akan lebih senang membeli dari orang yang bersemangat.

Seorang psikolog ternama, Elbert Hubard yang memiliki pengalaman malang melintang di bidang profesi salesman menyarankan, bila ada hal yang mengganggu semangat dan mengurangi kepercayaan diri, katakan kepada diri sendiri sebagai berikut : Aku percaya, bahwa setiap ide, jasa, ataupun barang yang baik dapat dijual kepada orang-orang yang baik dengan cara-cara yang baik. Pada dasarnya semua orang baik asal didekati dengan cara yang baik.

Jadi, selalu tingkatkan semangat. Bergaulah dengan orang yang bersemangat positif. Selalu ucapkan ‘Bisa’ dan berkeyakinan kokoh pada berpinsip ‘Semua mungkin untuk dilakukan”

Ingatlah, Kehilangan semangat 1 % berarti kehilangan penjualan 1 %. (*)

Jakarta, 110515

R Windu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *