SERUM 15: Success Story – LowTech High Profit Margin

SERUM 14: Tips Sales – Dunia Sales Itu Indah
December 19, 2015
SERUM 16: Motivasi – Berjalan di atas Walkalator
December 19, 2015

SERUM 15: Success Story – LowTech High Profit Margin

SERUM

SUCCESS STORY :
LowTech High Profit Margin

Semangat pagi Sahabat Komunitas Sales Indonesia dimanapun anda berada.

hari ini saya sedang long week end di Yogyakarta tercinta.

Anda pernah berkunjung ke Yogyakarta ?
Kapan terakhir kali datang berkunjung?

Yogyakarta sangat terkenal dengan :
a. Kota Pelajar
b. Kota Wisata : Pantai, Keraton, Malioboro, Candi, Museum, Lereng Merapi yg sejuk serta Lava Tour, Kota Gede dgn kerajinan Perak.
c. Kota Kuliner : Gudeg, Bakpia, Jadah + tempe bacem.

Bicara tentang kuliner, apakah pernah mendengar nama makanan “LOTEK” ?

Lotek atau istilah kerennya LOWTECH itu hampir mirip dengan gado gado, kombinasi sayuran dan lontong.
Yang membedakan Lotek dengan Gado gado :
a. Tanpa kentang dan telor rebus
b. Tanpa emping (hanya kerupuk)
c. Bumbu Lotek itu diulek langsung dicobek plus kulit/daun jeruk pecel sehingga aromanya sedap

Lotek ini makanan kesukaan masyarakat karena sehat dan harganya sangat terjangkau, sekitar Rp 8.000 – Rp 10.000.

Bicara tentang Lotek maka ingatan saya menempel pada Pak GATOT alias GANTENG TOTAL boss LOWTECH.

Perkenalan saya dengan Pak Gatot ini saat ikut Workshop Quantum Trance Motivator di Yogyakarta, kelas 2days public speaking Pak Krishnamurti Desember 2011.

Pak Gatot ini salah satu dedengkot dan ikut membidani lahirnya KOMISI “TOEGOE” Yogyakarta tahun 2012.
Tahun 2013 ikut mengisi Standing Comedy saat HUT KOMISI di Jakarta.

Profile Pak Gatot :
a. Lahir 02 Februari 1970
b. Pendidikan formal
* S1 Tehnik Mesin UGM 1989
* MM Komunikasi UGM 1994
c. Pendidikan informsl
* Tung Desem Waringin
* John Glinder Co Founder NLP
* RH WIWOHO pioneer NLP di Indonesia
* Krishnamurti Billionaire Mindset Motivatore
d. Work Experiences
* Mulia Ceramic
* Bank Niaga (sekarang CIMB)
* ASTRA TOYOTA Sunter 4 tahun
* SUM Prudential dalam waktu 3thn
* Sales Trainer & Mindset Coach berbasis NLP

Hari ini yang bertepatan HUT Kabupaten Sleman Yogyakarta, saya datangi outlet LowTechnya di Lapangan Denggung PemDa Sleman.

kami ngobrol dibawah rindangnya pohon Beringin dan sepoi sepoi sejuknya kota Yogyakarta.

berikut ini catatan pembicaraan saya (GM) dengan Pak Gatot (PG)

GM :
Kapan Pak Gatot mulai berkarya sebagai Sales ?

PG :
sebenarnya saat saya jadi mahasiswa, saat moment Sekaten di Aloon Aloon Keraton saya tiap malam jualan mainan tradisional.

(lalu sambil berfikir memutar ulang memory)

Lalu kongsi dengan teman teman kami menjual kedai minuman anggur yang ngetrend tahun 90an.

(Pak Gatot ini seorang pembelajar sejati karena meskipun sudah menyelesaikan Magister Managemen Komunikasi di UGM, Pak Gatot terus belajar pada masternya. Terus up grade skill & knowledge)

GM :
Sebagai trainer yang cukup padat dengan training, mengapa Pak GATOT masih mau berbisnis LOWTECH ini ?

PG :
ada banyak faktor kenapa saya masih mau berbisnis makanan LoeTech ini, yaitu :

a. Saya harus membuktikan kapada para peserta training bahwa saya juga berhasil sukses dalam bisnis.

Saya melakukan apa yang saya ketahui, menguasai skillnya dan take action untuk mengaplikasikan.

WALK THE TALK

LOWTECH ini sarana PRAKTEKnya.

B. Bisnis Lowtech ini banyak ilmunya dan hasilnya besar (meskipun kelihatannya sepele)

GM :

Sejak kapan mulai bisnis ini?

PG :

Sejak 3 tahun lalu, mulai masuk di kantin 6 perguruan tinggi.
dan 1,5thn lalu mulai buka juga diluar campus, alias buka ditempat terbuka seperti ini.

GM :

Bisa diberikan gambaran omsetnya ?

PG :

Bisnis LowTech ini sangat simple, harga terjangkau Rp 8.000,- per bungkus

1 bungkus profit Rp 3.000
6 Campus rata rata 3.000 porsi
3 Outlet diluar Kampus rata rata 750 porsi

Profit kotor Rp 3.000 X 3.750 = Rp 11.250.000 per hari.

(woooow ternyata hal yang kelihatannya sepele ternyata sungguh menajubkan hasilnya)

GM :

Apa rahasia sukses Pak Gatot ?

PG :

heeem … rahasia suksesnya ya !

1. Pemilihan lokasi yang tepat
2. Target market yang jelas
3. Gunakan laverage/daya ungkit
4. Terus belajar dan fleksible.

GM :

Bisa dijelaskan rinciannya secara detail ?

PG :

Saya khan masuk di bisnis makanan murah dan meriah.
targetnya golongan menengah kebawah.

maka saya berfikir untuk CARI VOLUME yang BESAR supaya tercapai PROFIT yang diINGINkan.

faktor LEVERAGEnya :
1. Campus
2. Fasilitas Umum
3. Moment khusus/special.

GM :

Khan demand Lowtech ini sudah tercipta, kenapa anda memasang harga Rp 8.000 ?

Bukankah dijual Rp 10.000 juga laku ?

Apakah anda tidak takut dibilang tukang banting harga?

PG :

Haa haa

Dalam menjual kita juga harus pikirkan :
1. Kecepatan dalam menjual stock barang.
2. Kecepatan perputaran uang/cash flow

Dan saya cuek dibilang banting harga karena kalau mereka mengurusi harga jual saya itu artinya mereka kurang kerjaan.

mereka lupa ngasih nilai tambah pada produknya dan tidak laku, sehingga mereka mengkambing hitamkan toko sebelah rumah.

Haa haa

GM :

Terakhir ….

Bisa share cerita menarik tentang customer yang antik ?

PG :

Saat ada pelanggan rewel saya aksn layani dan berikan kejutan manarik !

Disaat mereka pesan 2 porsi Lowtech pedas semua, saya justru bikin 2 porsi yang gak pedas sama sekali.

saat mereka komplain, saya minta maaf dan buatkan lagi 2 yang pedas.

lalu mereka makan dengan nyaman.

saat membayar, saya hitung 2 x Rp 8.000 = Rp 16.000

Dan karena kesalahan saya, saya minta maaf dan sebagai permintaan maaf saya berikan harga gratis + 2 lowtech yg tadi dibungkus pulang.

GM : apa maksudnya ?

PG :

Saya membangun TRUST PELANGGAN dan membangun HABIT pembeli supaya beretika santun.

GM :

Woooow kalau begitu.. sama seperti cerita anda.

saya mau jadi pelanggan rewel aaah !

Saya pesan porsi yang pedas, dan tolong anda buatkan 2 yang tidak pedes dan 2 yang pedes.

dibungkus aja yaaa !!

Dan GRATIS !

PG : haaa haaa

===:> th3End

Bersyukur saya mengenal dekat dengan Pak GATOT ini.
suksesnya dalam menjual karena :
1. Tetap terus belajar dari yang terbaik
2. Take Action mengaplikasikan Skill Knowledge
3. Menetapkan TARGET MARKET yang jelas dan SMART
4. Jeli memaksimalkan faktor Leverage.

semoga SERUM ini memPROVOKASI dan mengINTIMIDASI kita sebagai SALES secara POSITIF dan KONSTRUKTIF

Happy SELLing

Best regards
“GM”

Professional Sales Coach

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *