SERUM 2: Tips Sales – Menguasai Diri dan Produk

SERUM 1: MOTIVASI : SRIKANDI CANTIK dari CHELSEA
December 8, 2015
SERUM 3: Success Story – Belajar Ilmu Sales dari RA Kartini
December 8, 2015

SERUM 2: Tips Sales – Menguasai Diri dan Produk

Ada yang bilang lupakan masa lalu, lihat sekarang dan bayangkan masa depan. Tetapi ada waktunya di mana kita perlu melirik ke masa lalu, di mana kita bermula dalam sebuah perjalanan yang membawa kita ke posisi sekarang ini.

Bagaimana dulu saya bisa mendapatkan banyak customer walaupun saya masih baru, dan kurang berpengalaman?

Kadang setelah kita berhasil, kita melupakan hal-hal dasar yang ternyata penting bagi memperluas jaringan pelanggan kita. Beberapa diantaranya adalah:

1. Memiliki keYakinan pada produk yang kita jual
Ketika saya suka dengan produk yang saya jual, dengan yakin dan mudah saya dapat menjualnya dan menjelaskannya ke customer. Jika kita melihat produk yang kita jual kurang menarik atau bermasalah, terbukti kita akan merasa kurang yakin ketika menawarkannya.
2. Mengerti manfaatnya dan kegunaan produk Anda
Sebuah printer tujuannya untuk mencetak. Tetapi apa kegunaan yang ada dari fitur-fitur sebuah printer tersebut? Contohnya fitur wifi, dengan adanya Wifi pada printer tersebut, Anda dapat mencetak langsung dari Smartphone Anda, Laptop Anda, Tablet Anda tanpa kabel. Dan dengan begitu, Manfaatnya adalah dapat menghemat waktu dan menghemat kabel.
3. Tahu akan produk kompetitor
Sekedar tahu produk sendiri, tidaklah bermasalah, tetapi ada baiknya juga jika kita mengetahui produk-produk kompetitor, jika ditanya customer setidaknya kita dapat menjelaskan dan membimbing customer ke produk kita yang serupa dengan lebih percaya diri.
4. Sopan, Ramah, tidak milih-milih customer
Seorang customer tidak dapat dilihat hanya dari penampilannya saja. Kadang seseorang yang datang berpakaian biasa, bersendal jepit, bisa saja membuat Anda terkejut setelah Anda menawarkan barang ke mereka. Kadang seorang customer yang sangat cerewet, suaranya tinggi, membuat hati bergetar, tetapi jika kita sudah dapat mengenal lebih dekat, apa lagi berhasil closing, kita akan merasa bahwa ternyata sama saja jika kita tidak terlalu mempermasalahkan tipe customer.
5. Pelayanan personal, layani dari hati
Ada saatnya delegasi, tetapi jika seorang customer yang telah yakin dengan kita menginginkan pelayanan dari kita pribadi, segera penuhi. Selalu sapa customer yang datang, ucapkan Terima Kasih ketika mereka pergi (walaupun tidak membeli), dan jangan lupa jalin relasi.

LIMA point di atas mengingatkan saya bahwa, ternyata hal-hal dasar demikian cukup berpengaruh pada pelanggan yang datang maupun kembali kepada kita. Lupakan soal harga, lupakan perang-perang di luar sana, fokus pada ketulusan kita untuk mencari “Teman” dalam menjual.

Malah kalau saya bayangkan kembali, dulu pelanggan saya kebanyakan adalah ibu-ibu. Dan tentunya, Ibu-ibu sangat mudah menceritakan pengalaman baiknya ketika berbelanja dengan kita bukan?

By Andi Wu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *