SERUM: Ramah di saat Tak Menyenangkan

SERUM: Bertahan Atau Menyerah
May 23, 2016
SERUM: Kisah Seorang Sprinter Memenangkan Hati Pelanggan
May 27, 2016

SERUM: Ramah di saat Tak Menyenangkan

SEORANG rekan bercerita dalam status facebooknya. Dia mengatakan,berencana menutup kartu kredit yang sudah tidak pernah digunakannya lagi.

Saat itu, rekan ini dihubungkan dengan bagian penutupan kartu. Dia merasa dirayu habis-habisan, agar tetap menggunakan dan mempertahankan segala jenis benefit yang diterima jika tetap memiliki kartu.

Rekan ini tiba-tiba merasa baper. Kenapa? Mbak CS yang semula dikenal ramah dan sabar dalam membantu nasabah, berubah sikap.

Sikap yang lemah lembut dan sabar tiba-tiba menjadi kurang ramah. Rekan ini merasa kaget.

Menurutnya, CS tidak sama sekali memberikan kesempatan, bahkan untuk sekedar mengucapkan terima kasih.

Membaca curhatan rekan tersebut, saya terbayang tidak mudah memang bagi sebuah institusi, khususnya sebagai seorang penjual jika ada seorang klien/pelanggan yang tiba-tiba memutuskan berhenti dan tidak melanjutkan lagi.

Baper bisa jadi terbawa oleh para penjual, yang tentunya ingin tetap mempertahankan pelanggannya.

Tidak jarang, hal itu pun akan berpengaruh pada sikap dan tutur kata, kepada pelanggan.

Jika hal ini terjadi, pelanggan pastinya akan semakin bulat keukeh untuk tidak melanjutkan keikutsertaannya.

Ah, untungnya rekan saya berkata, mungkin mbak CS sedang pusing. Namun, tidak setiap orang akan berpendapat demikian.

Yups, jika berhadapan dengan pelanggan yang ingin menyudahi kerjasama, sakitnya tuh disini :).

Hanya saja, menjaga keramahan dan kesabaran tetap diperlukan oleh setiap orang, terutama yang berhubungan dengan pelanggan.

Terlepas dari kondisi apa pun yang terjadi. Begitu pun halnya, dalam menghadapi segala permohonan dari pelanggan.

Selalu berusaha ramah adalah mutlak. Meskipun dalam kondisi tidak menyenangkan sekalipun. Inilah sekaligus saatnya untuk mengevaluasi diri dari berbagai segi.Menjadikannya sebagai bahan pembelajaran.

Bagaimana dengan rekan-rekan, punyakah pengalaman yang sama? Bagaimana cara mengatasinya?

Salam,
R windhu
Komisi Jakarta
081287749530

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *