SERUM: Salesman Sukses VS Salesman Biasa

Service Excellence: Menjual tanpa Menjual
January 7, 2017
Majalah Sales Edisi Perdana – Sales Winner Magazine
January 10, 2017

SERUM: Salesman Sukses VS Salesman Biasa

“Salesman sukses Tidak Berhenti Berlatih Menjual VS Salesman Biasa Merasa Tidak Perlu Berlatih Sebab sudah Terbiasa Menjual”

Menurut Prof. Renald kasali dalam bukunya Myellin  “Sebagian orang  tidak meyadarinya bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh brain memory”.  Pada saat ini temuan terbaru dalam ilmu biologi adanya memory lain dalam tubuh manusia yaitu muscle memory . Kalau brain memory terbentuk dari pengetahuan, sementara muscle memory terbentuk dari hasil berlatih. Manusia yang hanya membangun knowledge dengan otak kanan maka akan menjadi manusia rumus atau formula saja, yang hanya melihat dari kacamata brain memory. Sedangkan manusia yang melakukan latihan akan bergerak secara reflektif saja.

 

Nah Jika brain memory dan muscle memory disatukan maka akan terbentuk manusia yang kreatif, penuh dengan ide dan gagasan dengan keunggulan daya saing yang luar biasa, artinya ide atau pengetahuan saja tidak cukup tetapi perlu adanya realisasi yang terbentuk dengan berlatih. Muscle memory adalah talenta atau bakat  terbentuk dengan latihan yang mendalam, seperti yang dikatakan oleh Malcolm Gladwell  dalam buku best seller dunia “Outliers” karya, aturan 10.000 jam. Menurut Malcolm Gladwell, kalau seseorang ingin menguasai sebuah skill, entah itu bermusik, komputer, atau bahkan berbisnis, menjadi sales, maka  dia harus sudah pernah melakukannya selama 10.000 jam, sehingga dia akan menjadi expert dibidangnya.

 

Tetapi perlu dipahami hukum 10.000 jam ini bukan hanya melakukan pekerjaan dengan aktivitas seperti biasa, sehingga kita telah mencapai titik 10.000 jam atau 5 tahun bekerja dengan profesi yang sama  jika dihitung jam kerja 8 jam perhari sehingga menjadi anda ahli.  Hukum 10.000 jam adalah waktu yang digunakan seseorang untuk berlatih secara konsisten, terstruktur dan sengaja melakukan latihan untuk meningkatkan keterampilan.

Sama halnya dengan profesi yang lainnya salesman sukses memahami 10.000 jam latihan untuk menjadi expert dalam hal menjual, berlatih dengan terstruktur seluruh aktivitas yang berhubungan dengan penjualan misalnya untuk lebih cepat memenangkan negosiasi maka harus berlatih komunikasi secara efektif, membuat proposal penawaran  yang lebih kreatif, membuat ide-ide baru, berlatih cara pendekatan personal kepada calon pelanggan, cara menangani komplain pelanggan dengan sikap  bijak dan tidak terburu-buru, dan lain sebagainya.

Salesman biasa merasa sudah mahir dalam menjual sehingga menurut mereka tidak perlu berlatih dan belajar lagi, toh yang dihasilkan adalah sudah ada yang mengatur,

Tidak perlu membaca buku salesmanship apalagi menghadiri seminar atau training hanya buang waktu saja dan tidak berguna, tidak suka pula mendengarkan kisah-kisah sukses orang lain karena terlalu sombong dan meremehkan orang lain, salesman semacam ini tidak akan pernah bertanggung jawab terhadap dirinya sendiri dan sulit untuk berkembang apalagi sukses dalam berjualan .

Salam

Usman efendi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *