Service Excellence: Menjual tanpa Menjual

SERUM: Kisah Cleaning Service Jadi Direktur
January 6, 2017
SERUM: Salesman Sukses VS Salesman Biasa
January 9, 2017

Service Excellence: Menjual tanpa Menjual

Baru semalam saya datang ke sebuah hypermarket di dekat rumah. Dulu saya kenalnya supermarket saat masih usia lebih muda, sekarang jadi hypermarket karena tambah luas dan tambah banyak barang yang dijual. Tapi tetap satu konsep, yaitu pasar swalayan alias hampir semuanya melayani sendiri.

Sambil berkeliling, saya menemukan sebuah penawaran menarik. Barang2 stock lama yang diskon hampir 90 persen. Bentuknya furniture namun ada beberapa hal yang kurang lengkap. Ada sedianya petugas yang sedang merakit nya. Iseng saya ajak petugas tersebut untuk ngobrol dan ternyata barang barang tersebut memang barang yang seharusnya dibuang tapi masih bisa dirakit dijadikan sesuatu (sudah bukan jadi barang asli lagi) yang bisa dijual dijadikan uang.
Padahal bukan job description nya untuk menjelaskan. Tapi beliau menemani saya melihat lihat koleksi yang lain, sambil menjelaskan dengan detil ini kurang nya ini, yang itu seperti itu, dll. Ia tidak memaksa untuk membeli, tapi ia berhasil membuat saya membeli. Lumayan beli rak impor dari Perancis seharga 4 juta dengan harga 400 ribu dan meja makan besar cuma seharga 500 ribu hehehe.
Key points nya adalah…
1. Kemampuan menjual seharusnya dimiliki oleh semua orang, meskipun bukan berprofesi sebagai Sales.
2. Melayani dengan hati akan membuat customer nyaman dan tidak merasa terpaksa untuk membeli.
3. Jangan menekan customer untuk membeli tapi berikan alasan kenapa membeli adalah sebuah keputusan yang tepat.
4. Jujur pada customer mengenai kelebihan dan kekurangan produk yang Anda miliki.
Happy selling…
Indra Hadiwidjaja, CFP®
Financial Planner
HP: 081.616.424.78
BB: D0A6A911

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *